Pengenalan Kesehatan Mental Pada Diri Sendiri
Ciri-ciri kesehatan jiwa yang baik dan optimal adalah:
Memiliki sikap batin yang positif terhadap diri sendiri
Aktualisasi diri
Kemampuan berintegrasi dengan fungsi-fungsi psikologis yang ada
Kemampuan mandiri terhadap diri sendiri
Melihat secara obyektif realitas yang ada
Mampu menyelaraskan kondisi lingkungan dengan diri sendiri.
Mengenai kesehatan jiwa dalam sudut pandang Islam, Al-Quran, sumber ajaran Islam, banyak memuat ayat-ayat yang berkaitan dengan kesehatan jiwa dengan istilah yang berbeda-beda sebagai sesuatu yang ingin dicapai oleh setiap orang.
Beberapa penyakit jiwa yang disebutkan dalam Al-Qur'an: riya, hasad, keserakahan, ketakutan, namima, amarah, cinta dunia, cinta kekayaan, qibul, dan ujub.
Selain itu, Al-Quran juga memiliki istilah-istilah yang menunjukkan pentingnya kesehatan mental, atau kesehatan dan kesejahteraan.
Al-Qur'an juga menyebutkan pentingnya hubungan manusia dengan diri sendiri, dengan sesamanya, dengan lingkungannya dan dengan Tuhannya, semua itu bertujuan untuk mencapai kehidupan yang bermakna dan bahagia di dunia dan akhirat.
Manusia diciptakan secara kodrat dengan keinginan untuk hidup bahagia, nyaman, sejahtera, dan sesuai dengan keinginannya, baik secara perseorangan maupun kelompok.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, kesehatan mental memegang peranan penting dalam kehidupan seseorang.
Tujuan kesehatan mental meliputi:
Bertujuan untuk mencapai kemampuan manusia yang sehat
Mengupayakan pencegahan timbulnya penyebab gangguan dan penyakit jiwa
Mengupayakan pencegahan timbulnya berbagai jenis gangguan dan penyakit jiwa
Mengurangi atau menyembuhkan gangguan dan penyakit jiwa.
Dari pembahasan tujuan kesehatan jiwa di atas, jelas bahwa kesehatan jiwa dapat tercapai jika setiap individu termotivasi untuk mencegah berkembangnya gangguan dan penyakit jiwa.
Pencapaian tujuan kesehatan jiwa memerlukan berbagai upaya yang dilakukan setiap individu, termasuk upaya pemeliharaannya.
profilaksis (pencegahan), suportif (pembangunan/perbaikan, yaitu pengembangan/perbaikan) dan amelioratif/korektif (perbaikan).
Upaya tersebut juga merupakan fungsi dari kesehatan mental yang akan kita bahas pada pembahasan berikut ini.
Kesehatan mental harus dijaga, bukan dihakimi.
Yang harus kita jaga dan prioritaskan.
Kesehatan mental bukan hanya tentang apa yang Anda makan, tapi juga tentang apa yang Anda pikirkan dan rasakan.
Apa yang perlu Anda ketahui tentang kesehatan mental.
Komentar
Posting Komentar